Ulama Sebut Dusta! Jika Mengaku Cinta Nabi Tapi Tak Mau Ikuti Syariah




TintaSiyasi.com-- KH Rokhmat S. Labib, ulama yang akrab disapa Ustaz Labib, menyebutkan bagi mereka yang mengaku mencintai nabi tapi tidak mengikuti syariah yang dibawanya berarti telah berdusta.

"Mereka yang mengaku cinta kepada Allah dan Rasul-Nya tapi tidak mengikuti syariah-Nya, dia sebenarnya telah berdusta. Bahkan dikatakan pendusta di dalam pengakuannya itu," ujarnya dalam Peringatan Maulid Nabi-Cinta Nabi Cinta Syariah, Cinta Nabi SAW: Tegakkan Syariah, Wujudkan Keadilan, Lenyapkan Kezaliman, Kamis (29/10/2020) secara daring.

Menurutnya, banyak orang yang mengucapkan sesuatu namun tidak mengerti apa yang dikatakannya. Ia memberi contoh kata takwa yang sering diucapkan orang, namun tidak mengetahui makna sebenarnya dari takwa itu. 

Ia menjelaskan, makna takwa adalah mengerjakan perintah dan meninggalkan larangan-Nya. 

"Ini kan merupakan sesuatu yang sering diucapkan tetapi kan maknanya sangat dalam. Bahwa berarti pesan ini memerintahkan kita untuk menerapkan syariah secara keseluruhan juga. Juga apa yang diperintahkan, apa yang ditinggalkan, itu artinya semuanya," jelasnya.

Menurutnya, penerapan syariah bukan hanya soal pribadi atau rumah tangga, tetapi juga dalam negara. Ia mengungkapkan, salah satu perintah Rasulullah Muhammad SAW adalah berhukum dengan syariah yang dibawanya. Karena menurutnya, menerapkan syariah itu sangat erat kaitannya dengan keimanan.

"Lalu sekarang yang terjadi apa? Orang berselisih, ke pengadilan. Hukum apa yang dipakai? Hukum dari tinggalan Belanda atau hukum buatan manusia. Hasil perundingan di antara sesama manusia, sama sekali tidak merujuk kepada apa yang diajarkan oleh Nabi SAW," pungkasnya.[] Rasman

Posting Komentar

0 Komentar