Sekjen LBH Pelita Umat: Agar tak Terjadi Pembungkaman Pendapat, Pasal-Pasal Karet UU ITE Harus Direvisi Segera

Foto: tangkapan layar konferensi pers LBH Pelita Umat


TintaSiyasi.com-- Terkait penangkapan Ustaz Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, Sekretaris Jendral (Sekjen) LBH Pelita Umat Panca Putra Kurniawan, S.H., M.Si., mendorong agar pasal-pasal karet dalam UU ITE segera direvisi.

"Bahwa kami mendorong agar UU ITE untuk segera dilakukan revisi terutama terkait pasal-pasal karet," tuturnya dalam konferensi pers LBH Pelita Umat sebagai kuasa hukum Ustaz Gus Nur di Youtube LBH Pelita Umat. 

Ia khawatir, pasal-pasal karet tersebut digunakan oleh seseorang dan/atau sekelompok orang dan/atau oknum pemegang kekuasaan dan kewenangan untuk melakukan tindakan pembungkaman menyampaikan pendapat di ranah media online.

"Ustaz Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, pada dini hari (24/10) ditangkap penyidik Ditsiber Mabes Polri," tambahnya.

Ia membeberkan, Ustaz Gus Nur dituduh berdasarkan  pasal 28 ayat (2) Jo pasal 45 ayat (2) dan pasal 27 ayat (3) Jo pasal 45 ayat (3) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, Gus Nur juga diperkarakan berdasarkan ketentuan pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik, dan pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa.

"Bahwa kami memohon doa dan dukungan dari jamaah Ustaz Gus Nur serta dari seluruh kaum muslimin, agar Allah Maha Perkasa Lagi Bijaksana memberikan kekuatan dan kesabaran," pungkasnya.[] Ika Mawarningtyas

Posting Komentar

0 Komentar