TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Peneliti Forkei Ungkap Korupsi Penyebab Pendapatan Negara Tetap Kecil Meski Investasi Tinggi



TintaSiyasi.com-- Menyoroti pemasukan negara yang selalu defisit meskipun investasi yang masuk tinggi, Peneliti Forum Kajian Kebijakan Energi (Forkei) Lukman Noerochim, Ph.D. menilai hal itu disebabkan korupsi yang menggurita.

"Kenapa investasi tinggi tapi kok penerimaan kecil? Nah ini jadi masalah, investasinya besar tapi kenapa pemasukan kita lebih kecil, salah satunya karena korupsi," ujarnya dalam FGD FDMPB #7 (Fokus Grup Diskusi Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa) Menimbang Dampak UU Omnibus Law, Sabtu (10/10/2020) di kanal Youtube FDMPB.

Ia menilai kasus korupsi di masa pemerintahan Joko Widodo semakin luar biasa bahkan semakin menggurita.

Selain itu, ia juga mengungkapkan, dilingkup penguasa sekarang ini baik di DPR maupun di pemerintahan kebanyakan orangnya berlatar belakang pengusaha.

"Katakan hampir 45% anggota DPR itu adalah pengusaha, belum lagi menteri-menterinya yang itu memiliki kurang lebih 1030-an perseroan terbatas yang menjadi usaha mereka," bebernya.

Lebih dalam, ia mengungkapkan UU Cipta Kerja nantinya akan mengubah perizinan menjadi tersentralisasi yang akan dipegang oleh presiden dengan otomatis otonomi daerah akan hilang sendirinya.

"Jadi izin itu untuk semua aktivitas pertambangan itu, nanti akan dalam satu gengggaman kekuasaan presiden untuk semua wilayah pertambangan di Indonesia," pungkasnya.[] Rasman

Posting Komentar

1 Komentar

  1. "Katakan hampir 45% anggota DPR itu adalah pengusaha, belum lagi menteri-menterinya yang itu memiliki kurang lebih 1030-an perseroan terbatas yang menjadi usaha mereka," bebernya.

    Kalau semua berkontribusi untuk dirinya sendiri semua tanpa kontribusi ke masyarakat/negara maka bakal jadi masalah besar. Tidak seperti Adurahman bin Auf/Ustman bin Affan yang mengelola bisnis tapi tetap berkontribusi ke masyarakatnya.

    BalasHapus