TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Pemimpin Redaksi Tabloid Media Umat Ungkap Ideologi Komunisme Selain Kufur, Juga Berbahaya

Foto: Farid Wadji


TintaSiyasi.com-- Pemimpin Redaksi Tabloid Media Umat Farid Wadjdi mengungkapkan ideologi komunisme selain kufur juga berbahaya bagi umat manusia. 

"Ideologi komununisme ini, di samping merupakan ideologi kufur, juga merupakan ideologi yang berbahaya bagi umat manusia," ujarnya dalam Focus Group Discussion (FGD), Kamis (1/10/2020) di Youtube Rayah TV.

Ia menjelaskan kekufuran ideologi komunisme ini karena berdasarkan materi yang tidak percaya adanya Tuhan (Allah SWT) dan tidak percaya hari kiamat. "Maka tidak mengherankan mereka anggap penghalang terbesar dari mereka itu adalah para ulama, umat Islam," bebernya.

Sedangkan, bahayanya menurut Farid, karena komunisme menganut asas menghalalkan segala cara, sehingga bagi mereka apa pun bisa dilakukan termasuk membantai jutaan orang tidak masalah.

Lebih lanjut ia ungkapkan, adanya pertentangan kelas juga menjadi indikator bahaya komunisme. "Jadi tidak mengherankan jika secara, ideologi komunisme itu akan terus menyuburkan pertentangan kelas, pertikaian, memecah belah di tengah-tengah masyarakat," bebernya.

Farid menjelaskan, sekarang gencar upaya pengaburan dan penguburan sejarah, yang kerap dilakukan oknum yang ingin memutarbalikkan fakta. Ia menghimbau agar umat mewaspadai upaya ini.

"Jadi yang harus kita waspadai termasuk ini juga pengaburan dan sejarah ini, juga menjadi legitimasi berkembangnya pemikiran-pemikiran komunisme," pungkasnya.[] Rasman

Posting Komentar

1 Komentar

  1. akar persoalan Kapitalisme dan Komunisme tidak jauh-jauh dengan Tata kelola secara ekonomi di sebuah negara. jika dipahami secara tekstual maka yg dikelola swasta/pribadi identik dengan Kapitalisme dan yang dikelola Negara identik dengan Komunisme.

    Jika dipahami secara trik/taktik maka kalau ingin Kapitalisnya banyak pakai Kapitalisme dan kalau ingin Kapitalisnya satu(Pemimpin Negara) maka yang lain(Rakyat) "dipaksa" jadi Buruh dengan Komunisme, sehingga 100% bisa dikontrol Pemimpin Negara.

    Kalau dengan kapitalisme jika buruh "memberontak" cukup dipecat dari perusahaan, kalau dengan Komunisme jika buruh "memberontak" langsung ditembak mati.

    BalasHapus