Ketua FDMPB: UU Omnibus Law CiptaKer Tidak Beri Kesejahteraan dan Banyak Masalah



TintaSiyasi.com-- Pengesahan Undang-undang (UU) Omnibus Law Ciptaker banyak mendapat kritik dan penolakan dari berbagai kalangan. Ketua Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa (FDMPB) Dr. Ahmad Sastra, M.M., menilai secara esensinya UU itu tidak banyak memberi harapan kesejahteraan rakyat dan banyak membawa masalah.

"Secara esensinya ternyata tidak banyak memberikan harapan terhadap upaya-upaya mensejahterakan rakyat itu," ujarnya dalam FGD #8: Omnibus Law dalam Pandangan Ideologis, Membaca Ulang Masa Depan Bangsa, Sabtu (24/10/2020) di kanal YouTube Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa.

Ia mengungkapkan, kalau yang terjadi justru malah sebaliknya, negeri ini dalam masalah besar. Seperti kesenjangan ekonomi di masyarakat antara yang kaya dan miskin. Lebih lanjut ia pertanyakan akan kemampuan UU Omnibus Law mengatasi masalah itu. 

"Justru bahwa perundang-undangan ini banyak masalah," tandasnya.

Menurutnya, tidak ada suatu negara mana pun yang terlepas dari kepentingan, hanya saja kepentingan itu berbeda-beda. Ia menambahkan, secara fundamental yang disebut kepentingan itu adalah kepentingan yang ideologis. "Bahwa yang namanya UU , peraturan itu kan kalau ditarik ke atas akarnya adalah ideologis," ungkapnya.

"Maka, Omnibus Law itu tentu tidak bisa terlepas sama sekali dari akar ideologis itu," tambahnya.

Menurutnya, ideologi kapitalisme diterapkan di negeri ini tidak banyak memberikan kesejahteraan kepada rakyat terutama dari sisi kepemilikan.[] Rasman

Posting Komentar

0 Komentar