TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Inilah Alasan UU Ciptaker Omnibus Law harus Ditolak...



TintaSiyasi.com-- Pakar Ekonomi Syariah Dr. Arim Nasim, SE., M.Si., AK mengungkapkan alasan UU Ciptaker Omnibus Law harus ditolak.

"Dari sisi namanya saja saya lihat ini manipulatif sama seperti UU lain yang biasanya dibuat oleh DPR yang sebenarnya di belakangnya itu ada para kapitalis," tuturnya dalam acara Focus Group Discussion: Cabut Omnibus Law, UU Cipta Kerja, Ahad (11/10/2020) di kanal You Tube Rayah TV.

Menurutnya, UU Ciptaker ini dari bahasanya manis sekali. "Padahal sebenarnya UU ini bukan Ciptaker tapi cipta investasi," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan karena semua dorongannya itu untuk mempercepat dan mempermudah investasi. Jadi, kaitannya dengan lapangan kerja itu hanya efek samping saja karena motivasi utamanya itu bagaimana para investor itu bisa mudah masuk ke Indonesia, lebih mudah lagi dari sebelumnya. 

"Maka dibuatlah sebuah regulasi yang menghilangkan hambatan-hambatan investasi, cuman agar publik kemudian menerima maka dibuatlah namanya itu seolah-olah untuk kepentingan rakyat, menciptakan lapangan kerja," terangnya.

Sedangkan dari isinya, menurut Arim, UU Ciptaker Omnibus Law ini semakin mengokohkan neo imperialisme. Para kapitalis baik lokal maupun asing semakin leluasa berpesta pora untuk menjarah sumber daya alam di negeri ini. "Sedangkan rakyat hanya akan  menjadi kuli dan krisis ekonomi akan semakin menjadi-jadi," ungkapnya.

Menurutnya, akar masalah dari semua ini adalah sistem yang berlaku saat ini tidak diatur oleh aturan Allah. "Akar masalahnya di negeri ini, kita hidup diatur oleh sistem buatan manusia dan tidak diatur oleh aturan Allah SWT yaitu sistem demokrasi dan sistem ekonomi kapitalisme," jelasnya.

Dalam sistem ekonomi kapitalisme, menurutnya, semua pengelolaannya diserahkan kepada swasta baik lokal maupun asing. "Sementara peran negara sangat minimalis akibatnya urusan kesejahteraan rakyat diserahkan pada mekanisme pasar," pungkasnya.[] Achmad Mu'it

Posting Komentar

0 Komentar