TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Dakwah Muslimah untuk Kebangkitan Islam


Perempuan selama puluhan tahun dilibas oleh ide kesetaraan gender. Banyak perempuan turut bergiat dalam memperjuangkan kesetaraan gender ini. Apalagi berbagai konvensi yang memuat ide gender telah banyak diratifikasi oleh banyak negara termasuk Indonesia.

Penderasan perjuangan kesetaraan gender telah memposisikan beberapa aturan agama terkait perempuan sebagai tertuduh. Misalnya, hukum waris di mana perempuan hanya mendapat setengah bagian dari laki-laki dianggap tidak adil,  larangan perempuan memegang jabatan pimpinan kekuasaan dianggap diskriminatif, laki-laki sebagai pemimpin bagi perempuan dalam rumah tangga dianggap merendahkan perempuan. Begitulah pandangan gender terhadap nilai dan aturan dan Islam.

Sungguh ide kesetaraan gender telah meracuni pemikiran umat Islam. Bahkan membahayakan dan menyesatkan perempuan. Bahaya karena selangkah demi selangkah perempuan ditarik menjauh dari nilai-nilai agama menyesatkan. Karena ide tersebut mendorong perempuan keluar dari kodrat dan tanggung jawabnya sebagai ibu dan manajer rumah tangga.

Merindukan Kehidupan Islam

Kondisi inilah yang membuat umat Islam semakin merindukan kehidupan Islam. Kehidupan yang diatur hanya dengan syariat Allah Swt yang Maha Tinggi.

Kehidupan yang dipimpin oleh seorang pemimpin sebagaimana disyaratkan dalam Islam. Pemimpin yang menjaga syariat Islam dan menyatukan seluruh umat Islam. Itulah sistem khilafah yang telah dikabarkan oleh Rasulullah Saw akan menaungi umat manusia di akhir zaman. Mengikuti metode kenabian, maka gerakan dakwah mempunyai tanggung jawab yang besar dalam memahamkan konsep dan solusi untuk memuliakan perempuan,  mengokohkan bangunan keluarga dan menyelamatkan generasi.

Langkah Perempuan untuk Ikut Berperan dalam Dakwah

Pertama, semua Muslimah wajib mengkaji secara intensif materi-materi pokok Islam tentang aqidah dan konsekuensinya yaitu wajib terikat dengan hukum syariat.

Kedua, memahami tentang kewajiban dakwah untuk menyampaikan Islam kaffah serta gambaran rinci bagaimana perjuangan untuk menerapkan syariat Islam. Dengan begitu masyarakat akan sadar dan peduli terhadap persoalan umat Islam selalu berkontribusi untuk memperjuangkannya.

Jika perempuan Muslimah yang cerdas dalam memahami dan memegang teguh syariat Islam. Maka akan menjadi daya dorong untuk memperbaiki kondisi masyarakat agar selaras dengan Islam mengikuti metode perjuangan Rasulullah Saw tanpa meninggalkan tugas utamanya sebagai ummu wa rabbatul bait.

Dengan perempuan semakin cerdas, maka dia akan mampu mengatasi berbagai persoalan pada dirinya sebagai perempuan, juga persoalan dalam keluarganya sesuai syariat Islam. Sehingga generasi yang dilahirkannya menjadi generasi terbaik penerus peradaban.

Ketiga, para aktivis perempuan wajib melakukan kontak pemikiran dengan para perempuan. Perbincangan tentang persoalan perempuan sehari-hari yang terjadi di masyarakat mesti ditelaah, dipahami akar masalahnya dan di berikan gambaran bagaimana Islam mengaturnya.

Dakwah memahamkan Islam secara terus-menerus  seperti itu lama-kelamaan akan meyakinkan masyarakat bahwa Islam adalah problem solver. Diharapkan muncul kesadaran Muslimah akan tanggung jawab untuk memberi kontribusi dalam perubahan sistem menuju kebangkitan Islam dengan terwujudnya kepemimpinan Islam yaitu khilafah Islam.

Dakwah bisa juga melalui media yang akan menderaskan arus pencerdasan publik. Penerbitan majalah, buletin, selebaran, program radio, beragam media sosial di FB, Twitter, Instagram, membuat konten video Islam lewat youtube, membuat website dan lain-lain, sebagai sarana berdakwah lebih luas di masyarakat.

Keempat, menyeru kepada para Muslimah agar membangun kekuatan perjuangan dengan bergabung dalam jamaah dakwah. Di dalamnya mereka akan dibekali ide-ide pemahaman dan hukum yang menjadi solusi bagi persoalan umat.

Tak hanya dalam praktik berislam secara individual, tapi juga mendorong masyarakat dan penguasa untuk mengganti sistem demokrasi liberal sebagai penyebab kebobrokan masyarakat dengan sistem Islam. Sebab, hanya dengan Islam, masyarakat akan dapat merasakan kebaikan dan keberkahan kehidupan di dunia dan akhirat.

Diharapkan segala upaya ini akan dapat mengantarkan pada jalan kemenangan Islam hingga Allah memenangkan agamaNya dan umatNya.[]

Oleh: Nabila Zidane, Forum Muslimah Peduli Generasi dan Peradaban

Posting Komentar

0 Komentar