TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Dakwaan Despianoor Dinilai Kuasa Hukum Bentuk Kriminalisasi

Foto: Janif Zulfikar (kanan) dan Despianoor (kiri)


TintaSiyasi.com-- Dakwaan kedua terhadap Despianoor dinilai kuasa hukumnya, Janif Zulfikar, sebagai bentuk kriminalisasi. Sebelumnya tanggal 10 September 2020 Despianoor dibebaskan setelah dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ditolak Majelis Hakim. Namun berselang satu hari, tanggal 11 september 2020 ia kembali ditangkap dengan dakwaan yang sama. 

"Disinilah kami menilai itu merupakan bentuk kriminalisasi, merupakan bentuk pemaksaan," ujar Janif dalam acara Sorotan Banua Syariah Dakwah Syariah & Khilafah dalam Demokrasi, Sabtu (03/10/2020) di Kanal Youtube Banua Syariah.

Janif mengungkapkan, UU ITE pasal 28 ayat 2 dan pasal 45 a yang sebelumnya ditolak Majelis Hakim sebagai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap kliennya itu tidak boleh diajukan kembali dalam dakwaan baru.

"Kalau saya melihat UU ini namanya UU pukat harimau, salah benar anda kami tangkap. Jadi tidak ada kepastian hukum dalam UU ini," ungkapnya.

Ia menilai UU ini sengaja dibuat untuk membendung semangat para pendakwah.[] Rasman

Posting Komentar

0 Komentar