Sistem Islam Solusi Tuntas Atasi Pandemi



Hampir 7 bulan Negeri kita dihadapkan dengan virus corona. Pandemi ini belum kunjung selesai bahkan terus bertambah. Kesehatan yang terdampak dan tidak hanya itu, di Dunia bahkan di negeri kita ini mengalami krisis perekonomian. 

Virus kecil ini membuat kita semakin tidak berdaya. Bahkan, penularannya semakin massif dan tidak tekendali. Mampu menyerang kepada siapa saja yang dikehendaki. Tidak memandang tua atau muda, semua bisa terdampak jika tidak segera diatasi.

Penanganan wabah corona yang terkesan tidak sepenuhnya teratasi, Menerapkan karantina wilayah tetapi kebutuhan pokok masyarakat tidak tercukupi. Sehingga masih banyak masyarakat keluar rumah untuk bekerja. Karena apabila tidak bekerja, kebutuhan sehari-hari tidak dapat terpenuhi.

Virus corona ini memberikan sebuah pelajaran kepada kita untuk lebih berhati-hati. Yang nantinya kita harus mampu menjaga kesehatan kita. Untuk menjaga kesehatan ini, Islam mengajarkannya. Karena itu, Islam menganjurkan kepada kita untuk menjaga kesehatan, makan dan minum yang halal lagi baik. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Oleh sebab itu, Islam menjadi solusi tuntas atasi pandemi.

Islam tidak sekadar agama ritual saja, akan tetapi mampu mengatur seluruh aspek kehidupan. Islam adalah agama yang sempurna dan dapat memberikan kepada manusia pemecahan secara menyeluruh atas semua permasalahan yang dihadapi oleh manusia. Allah Subhanahu Wa Ta'aala Berfirman: “Pada hari ini Aku telah menyempurnakan untuk kalian agama kalian. Dan mencukupkan nikmatKu bagi kalian dan meridhoi Islam sebagai agama kalian.” (QS. Al-Maidah:3)

Islam mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya, manusia dengan dirinya, dan manusia dengan sesama manusia. Serta Islam juga mengatur dan menyelesaikan permasalahan hidup. Dengan berpedoman kepada Alquran dan Hadits. Islam tidak hanya mengajarkan puasa, sholat zakat, menutup aurat, berakhlak baik, makan, minum, berpakaian, namun juga uqubat, muamalah, pergaulan, pendidikan, sampai Negara Islam pun dibahas. Jadi, Islam mengajarkan mulai dari kecil hingga persoalan besarpun diatur. Mulai dari menyingkirkan duri di jalan dan sampai Negarapun diatur dalam Islam. Itulah wujud kesempurnaan ajaran Islam. Sama juga dengan pandemi yang kita hadapi sekarang, hanya Islam yang mampu menyelesaikannya.

Islam menyelesaikan dengan menerapkan semua aturan Allah Subhanahu Wa Ta'aala. Yakni dengan mewujudkan sistem pemerintahan Islam (Khilafah) untuk mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. Karena Khilafah bersumber dari Islam dan merupakam ajaran Islam.

Wabah penyakit menular sudah terjadi pada masa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Wabah tersebut adalah kusta yang menular dan mematikan dan belum ada obatnya. Untuk mengatasi wabah tersebut salah satu upaya Rasulullah adalah dengan menerapkan karantina atau isolasi terhadap penderita. Ketika itu Rasul memerintahkan untuk tidak dekat-dekat atau melihat para penderita kusta tersebut. Dengan demikian, metode karantina telah diterapkan sejak zaman Rasulullah agar dapat mencegah wabah penyakit menular menjalar ke wilayah lain.

Rasulullah juga pernah memperingatkan umatnya untuk jangan mendekati wilayah yang sedang terkena wabah. Sebaliknya, jika sedang berada di tempat yang terkena wabah, mereka dilarang untuk keluar. Beliau bersabda:

“Jika kalian mendengar wabah terjadi di suatu wilayah, janganlah kalian memasuki wilayah tersebut. Sebaliknya jika wabah itu terjadi di tempat kalian tinggal, janganlah kalian meninggalkan tempat itu” (HR. Al-Bukhari).

Jika Islam diterapkan dalam bentuk Negara Islam yakni Khilafah. Maka syariah Allah bisa terterapkan secara sempurna. Segala problematika manusia akan dapat terselesaikan.

Oleh karena itu, sudah seharusnya Islam menjadi solusi tuntas menghadapi pandemi ini dengan menerapkan aturan Allah dan menegakkan negara Khilafah Islamiyah. Karena khilafah adalah ajaran Islam dan solusi bagi dunia. Karena mampu menerapkan tatanan kehidupan yang benar. Dan pastinya akan mampu mengatasi pandemi ini. Insyaallah.

Semoga virus corona ini segera berakhir dan kita bisa  kembali beraktivitas kembali dengan perasaan yang tenang dan jauh dari kepanikan. Aamiin. Wallahua'lam.

Oleh: Minah, S.Pd.I
(Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban)

Posting Komentar

0 Komentar