TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Prof. Suteki: Sejak Kapan Berpikir tentang Khilafah Dilarang?

Foto: Prof. Suteki


TintaSiyasi.com-- Prof. Dr. Suteki S. H. M. Hum. Pakar Filsafat Pancasila dan Hukum-Masyarakat mempertanyakan kepada Menag Fachrul Razi terkait larangan berpikir tentang Khilafah kepada ASN. "Pak Menteri. Sejak kapan larangan berpikir khilafah dilarang?," tanyanya melalui akun Facebook pribadinya Steven Suteki, Rabu (02/09/2020). 

Guru Besar UNDIP (Universitas Negeri Diponegoro) juga mempertanyakan tentang radikalisme sebagai delik baru dalam hukum pidana. "Sejak kapan pula radikalisme menjadi delik baru dalam hukum pidana kita?"

Menurutnya, terkait radikalisme itu lebih condong pada nomenklatur politik dibandingkan hukum sehingga bersifat obscure (kabur) dan lentur sesuai kepentingan rezim penguasa. 

"Mohon Pak Menteri hubungi Presiden dan DPR untuk membuat UU larangan radikalisme dan ajaran Islam Khilafah," ujarnya nyungkun.

Menurutnya, Khilafah itu ajaran Islam tentang sistem pemerintahan ideal menurut tuntutan Allah, Rasul dan para sahabat. Karena sebagai bagian dari ajaran Islam maka khilafah boleh didakwahkan, selama tidak ada unsur kekerasan, pemaksaan dan apalagi makar.

Ia menambahkan untuk melarang ajaran Khilafah harus melalui lembaga keagamaan yang menaungi dan putusan pengadilan atau ketentuan UU.

"Jadi jelas bagi kami PNS atau ASN untuk bersikap dan bertindak," pungkasnya.[]


Reporter: Achmad Mu'it
Editor: Ika M

Posting Komentar

0 Komentar