Pernyataan Menag Memperkuat Khilafah Bukan Ajaran Terlarang

Foto: Agung Wisnuwardana, Politikus dan Aktivis 98


TintaSiyasi.com-- Pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi terkait tidak adanya UU yang menyatakan khilafah terlarang dinilai Aktivis '98 Agung Wisnuwardana memperkuat bahwa Khilafah memang bukan ajaran terlarang. "Ungkapan Menag tadi memperkuat bahwa Khilafah bukan ajaran terlarang," ujarnya kepada TintaSiyasi.com, Sabtu (5/9/2020).

Ia menuturkan, pernyataan Menag itu memperkuat pandangan LBH Pelita Umat yang sejak awal menyatakan bahwa khilafah bukanlah ajaran yang terlarang di negeri ini.

"Memang khilafah itu adalah ajaran Islam, enggak usah jauh-jauh kita bicara, dalam kitab Fikih Madrasah Aliyah kelas 12 itu menyebutkan bahwa Khilafah itu adalah ajaran Islam, merupakan sistem pemerintahan yang menerapkan syariah Islam dan hukum mendirikannya fardhu kifayah, " jelasnya.

Lebih dalam ia menegaskan, kewajiban khilafah sudah sangat jelas , tidak ada perbedaan di dalamnya hal ini telah disepakati 4 imam mazhab yang masyhur, yang sifatnya al-ma’lum minad-din bidh-dharurah (perkara yang telah ditetapkan jelas dalam agama).

"Oleh karena itu siapa pun yang mempersekusi, melaporkan bahwa ide Khilafah itu sebagai ide terlarang, termasuk mengkriminalisasi pejuang-pejuang penegak Khilafah itu bagian dari penodaan agama" pungkasnya.[]

Reporter: Rasman

Posting Komentar

0 Komentar