TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Pengamat Politik Ungkap Ada Upaya Penjajahan di Balik Investasi



TintaSiyasi.com-- Pengamat Politik Ir. Muslim Arbi mengungkapkan investasi yang masuk ke Indonesia, bukan murni investasi tapi ada upaya penjajahan. "Sebetulnya di balik investasi ini ada penjajahan. Ada penjajahan atau kolonialisasi," ujarnya dalam Focus Group Discusion (FGD) Pusat Kajian dan Analisis Data (PKAD)#10, Sabtu (26/9/2020) di kanal Youtube Pusat Kajian dan Analisis Data (PKAD).

Ia menegaskan, investasi negara Cina yang masuk ke Indonesia bukan murni investasi, tetapi ada motif-motif lain di balik kerja sama bilateral atau kerja sama perdagangan antara negara-negara sahabat. "Jadi, motif itu bahwa investasi itu memang bukan sekadar investasi tapi memang ekspansi," bebernya.

Ia mengungkapkan, bagaimana presiden China Xi Jim Ping dengan proyek One Belt One Road (OBOR) yang kemudian diubah namanya menjadi Belt Road Initiative (BRI) dalam mengekspansi banyak negara.

"Nah, kita lihat misalnya, kok ekspansi investasi ini luar biasa ya kan? kita lihat misalnya infrastruktur dibangun, dia menggelontorkan dana, menggelontorkan tenaga ahli juga, termasuk buruh yang kemudian para buruh itu sekarang terjadi persoalan," ujarnya.

Lebih lanjut Ia juga mengkhawatirkan persoalan investasi di Indonesia ini akan menimbulkan persoalan seperti di negara-negara Afrika. Ia mengatakan pemerintah Indonesia dalam masalah investasi tidak ada perjanjian jelas dengan investor dalam masalah penggunaan teknologi serta buruh yang menurutnya harusnya dari kita, tapi faktanya tidak.

"Jadi seolah-olah Indonesia ini menjadi negara bagian China, itu dia dalam persoalan investasi," pungkasnya.[]

Reporter: Rasman



Posting Komentar

0 Komentar