TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Kekeliruan Pemikiran Komunisme


Berkembangnya ideologi atau pemikiran di masyarakat yang tidak sesuai dengan fitrah manusia merusak tatanan kehidupan di dunia ini. Hasil dari sebuah pemikiran adalah tindakan yang bersumber dari paham yang dianut sebagai pandangan hidupnya.

Kekeliruan pemikiran komunisme pernah eksis di Indonesia, misalnya dalam G30S PKI (Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia). Jenderal, Ulama, dan santri menjadi sasaran pembantaian secara keji. 
Terjadi dibeberapa daerah Indonesia seperti Madiun, Tegal, Banten, Sumut, Jakarta, dan diberbagai daerah lainnya.

Mengenal Partai Komunis 

Komunis telah menorehkan sejarah kelam bagi bangsa ini dengan gerakan yang sistemik membentuk kekuatan besar bernama PKI (partai Komunis Indonesia), bendera dengan simbol palu arit dengan dasar warna merah.

Komunis memandang bahwa alam semesta, manusia dan kehidupan adalah materi.
Materi adalah asal mula dari segalanya, dan akan terus berevolusi menjadi materi dalam bentuk lainnya, termasuk dalam penciptaan manusia.

Padahal didalam Al-Qur'an telah dijelaskan bahwa Allah adalah sang Khaliq ( pencipta) dari segala makhluknya.

Sesungguhnya Dialah yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali).
(Q.S Al-Buruj 85:13)

Salah satu pandangan dari komunis terkait dengan Tuhan. Mereka tidak percaya adanya Tuhan, tetapi Tuhan tersebut termanifestasi dalam wujud materi.

Alih-alih mengenal sesuatu yanga baik bagi manusia, mengenal halal-haram pun tidak.

Karl Mark menyatakan agama adalah candu bagi masyarakat, mempercayai Tuhan harus melampaui fase irrasional terlebih dahulu.

Bisa dipastikan komunisme-sosialisme adalah paham sesat, karena tidak sesuai fitrah manusia, setiap manusia memerlukan sesuatu yang ditaqdiskan (disucikan) yang disebut Tuhan.

Pentingnya Mengenal Sejarah Bangsa dan Sejarah Islam 

Memori sejarah tetang kejayaan masa silam maupun sejarah kelam bisa menjadi pelajaran berharga setiap bangsa.
Melalui pendidikan formal di bangku sekolah maupun diluar sekolah. Seharusnya negara bertanggung jawab atas sejarah yang pernah ada, terjaganya jejak-jejak sejarah agar tidak dilupakan oleh generasi muda.

Dalam film G30S PKI adalah salah satu contoh  upaya untuk mengembalikan lagi memori tetang bahayanya paham komunisme terhadap bangsa ini. Selain itu sejarah memiliki arti penting bagi kemajuan suatu bangsa. 

Begitupun sejarah para ulama yang berkontribusi dalam upaya mempersatukan bangsa ini, atas semangat jihad terus berdakwah menyampaian Islam tak luput dari kekejaman PKI. 

Jangan sampai sejarah terkubur dan terulang lagi dan pentingnya melawan ideologi atau pemikiran sesat.

Islam menjaga umat dari pemikiran yang tidak sesuai fitrah manusia yang akan berakibat menyesatkan, dengan fikroh dan toriqah yang di contohkan Rosulullah. Hal itu bisa diwujudkan dengan penerapan hukum Islam secara kaffah (menyeluruh) di segala aspek kehidupan .[]

Oleh: Amah Muna, Sahabat Muslimah Kendal

Posting Komentar

0 Komentar