Jurnalis Ini Menilai Wajar Rezim Saat Ini Memonsterisasi Khilafah, Karena…

Foto: Joko Prasetyo, Jurnalis


TintaSiyasi.com-- Seorang jurnalis menilai wajar bila rezim saat ini memonsterisasi terminologi khilafah dan kaum Muslimin yang mendakwahkan ajaran Islam di bidang pemerintahan tersebut. 

“Karena saat ini yang berkuasa adalah rezim sekuler-radikal-intoleran. Kalau rezimnya tidak sekuler-radikal-intoleran tetapi memonsterisasi khilafah dan para pendakwahnya barulah tidak wajar,” ujar jurnalis Joko Prasetyo kepada TintaSiyasi.com, Selasa (8/9/2020). 

Menurut Om Joy, begitu sapaan akrabnya, rezim ini disebut sekuler karena tidak mau menerapkan syariat Islam kaffah. “Sekulernya, karena tidak mau menerapkan syariat Islam kaffah, padahal Allah SWT dengan tegas mewajibkan kaum Muslimin masuk Islam secara kaffah,” ujarnya.

Rezim juga disebut radikal karena benar-benar memegang teguh sekularisme. “Radikalnya, karena benar-benar memegang teguh sekularisme, padahal Allah SWT dengan tegas mewajibkan kaum Muslimin hanya berpegang teguh pada buhul Islam saja,” tegasnya.

Om Joy juga menjelaskan mengapa rezim dikatakan intoleran. “Intolerannya, karena melarang, mempersekusi dan mengkriminalisasi khilafah dan para pendakwahnya, padahal hukum menegakkan khilafah adalah fardhu kifayah,” tegas Om Joy.

Menurut Om Joy, khilafah adalah ajaran Islam di bidang pemerintahan yang berfungsi untuk menerapkan syariat Islam secara kaffah di dalam negeri serta menjadikan dakwah dan jihad sebagai asas politik luar negerinya.

“Dan tentu saja kafir penjajah dan antek-anteknya sangat tidak mau negara Islam atau khilafah yang dulu pernah tegak selama 1300 tahun sejak Nabi hijrah ke Madinah itu tegak kembali,” pungkasnya.[]

 
Reporter: Liza Burhan

Posting Komentar

0 Komentar