TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Founder KIS: Suami-Istri Akrab, Lengket dan Cair Membuat Waras dan Tidak Stres



TintaSiyasi.com-- Menanggapi stres pada suami atau istri dapat memicu tindakan kriminalitas atau kekerasan dalam rumah tangga, Founder KIS (Komunitas Istri Strong) Asri Supatmiati mengungkap hubungan suami dan istri harus akrab sehingga bisa lengket dan cair. “Pokoknya suami dan istri itu yang akrab, lengket, cair dan saling terbuka, sehingga satu sama lain itu saling memahami saling tahu kondisi kesehatan fisik kesehatan mental pasangannya,” tuturnya pada TintaSiyasi.com, Sabtu (19/9/2020).

Menurutnya, suami dan istri harus saling berbicara secara terbuka dari hati ke hati dalam merumuskan standar hidup di dalam berumah tangga, di dalam berkeluarga. 

“Supaya suami dan istri sama-sama tetap waras dan tetap tidak stres walaupun mengalami ujian, misalnya katakanlah di era pandemi ini, ada ujian masalah ekonomi atau ujian masalah anak dengan sekolah  daring, sehingga istri harus berbagi waktu energi dan tugas untuk mengawasi anak-anak, nah di situ harus disepakati standa-standar baru dalam berumah tangga,” ungkapnya.

Ia memaparkan, ketika itu sudah terwujud, maka mereka berdua (suami-istri) bisa kerja sama dengan baik dalam menghadapi ujian-ujian dalam rumah tangga, termasuk ujian anak, sehingga kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga itu bisa dihindari, bisa dicegah. 

“Nah seperti itu, itu adalah kesepakatan atau obrolan antara suami-istri, sehingga istri juga merasa tidak tertekan jiwanya dan ada tempat berbagi, dan tidak terbebani dia sendiri yang bertanggung jawab terhadap anak,” pungkasnya.[]

Reporter: Ika Mawarningtyas

Posting Komentar

0 Komentar