TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Begini Reaksi Jurnalis Begitu Baca Berita “Alasan Luhut Datangkan TKA China karena Penduduk di Lokasi Proyek Pendidikannya Rendah”

Foto: Joko Prasetyo, Jurnalis 


TintaSiyasi.com-- Begitu membaca berita daring yang berjudul “Alasan Luhut Datangkan TKA China karena Penduduk di Lokasi Proyek Pendidikannya Rendah” langsung timbul tujuh pertanyaan ini di benak seorang jurnalis. Salah satunya benar-benar nampol

“Apakah Luhut sedang mengonfirmasi bahwa pendidikan warga sekitar proyek rendah?” tanya jurnalis Joko Prasetyo menyebutkan pertanyaan pertama kepada TintaSiyasi.com, Rabu (16/9/2020). 

Kedua, apakah ini mengonfirmasi pula bahwa pemerintah telah gagal meratakan pendidikan? Padahal tahun ini Indonesia sudah merayakan kemerdekaannya yang ke-75 kalinya. Itu bila diasumsikan di daerah lain, pendidikannya tidak rendah. 

Ketiga, bila di daerah lain pendidikannya tidak rendah, mengapa tidak mendatangkan tenaga kerja dari daerah lain? Sehingga tidak perlu jauh-jauh sampai mendatangkan tenaga kerja dari Negara Cina.   

Keempat, ataukah alasan “karena penduduk di lokasi proyek pendidikannya rendah” hanyalah dalih untuk mendatangkan TKA Cina?

Kelima, lantas mengapa harus mendatangkan TKA Cina? Padahal terlalu banyak rakyat Indonesia yang masih menganggur?

Keenam, bila dijawab karena mereka yang masih menganggur ini tidak memiliki kompetensi yang sesuai, lantas mengapa negara ini mencetak calon tenaga kerja dengan kompetensi yang tidak sesuai dengan pekerjaan yang ada? Apakah ini juga bentuk lain dari kegagalan negara dalam mengurus rakyatnya?
 
Om Joy, sapaan akrab jurnalis tersebut, mengaku di benaknya terus bermunculan pertanyaan lanjutan salah satunya pertanyaaan ini: “Wajar enggak sih akhirnya publik bertanya-tanya, apakah sebenarnya rezim ini sedang mengurusi rakyatnya sendiri atau rakyat negara Cina?”[]

Reporter: Liza Burhan

Posting Komentar

0 Komentar