TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Aktivis Muslimah: Umat Patut Waspada Terhadap Penolakan Syariat Islam

Foto: Ustazah Iffah Ainur Rochmah


TintaSiyasi.com-- Video dari akun Twitter @dw_indonesia berdurasi 2 menit yang viral Jumat (25/9/2020) mendapat tanggapan Aktivis Muslimah Iffah Ainur Rochmah. Menurutnya umat patut waspada dan curiga kepada orang-orang yang menyuarakan ide penolakan terhadap syariat Islam.

“Di tengah bencana ini yang sudah semakin tidak terkendali, maka semua orang justru bersimpuh merendahkan diri di hadapan Sang Pencipta. Memohon pada Sang Pencipta, menghentikan bencana dan seterusnya. Eeh malah mereka-mereka ini, orang-orang yang mengaku Muslim, mereka malah menyuarakan penolakan terhadap ketaatan dan menyuarakan penolakan terhadap hukum-hukum syariat,” ujarnya kepada TintaSiyasi.com, Ahad (27/9/2020).

Menurutnya, aneh jika ada yang menolak syariat-Nya di tengah banyaknya kerusakan moral, padahal banyak yang mencoba menyelesaikan dengan solusi yang tidak bersumber pada syariat-Nya dan gagal. 

"Mulai dari inisiatif masyarakat dalam berbagai organisasi sampai kepada pemerintah, negara, sudah berapa banyak dana yang dihabiskan untuk berbual-bual, untuk forum diskusi, sampai berbusa-busa yang menghabiskan waktu, menghabiskan dana hanya untuk mencari cara untuk keluar dari persoalan," jelasnya.

Menurutnya, bermacam-macam problem sistemis, ditambah lagi problem yang ada di tengah masyarakat yang semakin tidak bisa dikendalikan. 

"Kerusakan moralitas, aborsi, yang kemarin dikatakan sampai sekian ratus ribu itu dilakukan. Kemudian ada LGBT di tengah bencana ini berpesta, memanfaatkan keadaan ini untuk melampiaskan kebejatan mereka. Anak-anak generasi muda juga sedang berada di bawah ancaman media-media yang begitu merusak dan seterusnya, kenapa justru kemudian yang disoal adalah orang-orang yang taat?" tambahnya.

Ia mengemukakan, di tengah bencana yang sudah semakin tidak terkendali, maka semua orang justru bersimpuh merendahkan diri di hadapan-Nya.

"Seorang hamba yang sadar betul kedudukannya, bahwa akal pikiran dan kecerdasannya itu kelak tidak ada gunanya, jika digunakan untuk melanggar aturan-aturan Allah," pungkasnya.[]


Reporter: Liza Burhan

Posting Komentar

0 Komentar