Agung Wisnuwardana: Larangan ASN Berpikir tentang Khilafah Itu Ngawur dan Zalim

Foto Agung Wisnuwardana


TintaSiyasi.com-- Pernyataan Menteri Agama yang melarang 'ASN berpikir tentang khilafah' dianggap ngawur dan zalim. "Pernyataan Menag ini menunjukkan pernyataan yang ngawur sekaligus zalim. Ngawur karena tidak ada landasan hukum positif yang bisa dijadikan basis pandangannya. Undang-undangnya mana? Aturannya mana? Bahkan, dia kan sebelumnya mengatakan tidak ada undang-undang yang melarang ajaran khilafah, " tuturnya kepada TintaSiyasi.com, Sabtu (5/9/2020).

Ia menyayangkan pernyataan Menag yang ngawur dan tanpa dasar. "Yang kedua, pernyataan itu juga zalim. Kenapa dikatakan zalim? Khilafah itu kan pemikiran, dalam konteks sekarang ini. Bagian dari konten dakwah Islam, sifatnya pemikiran. Itu artinya adalah bagian dari argumentasi intelektual. Khilafah adalah salah satu bentuk sistem pemerintahan," tegasnya. 

Menurutnya, pemikiran seharusnya dilawan dengan pemikiran, bukan dengan kebijakan yang diskriminatif.

"Seharusnya kan argumentasi intelektual diletakkan dalam diskusi intelektual. Kalau tidak cocok, pro maupun kontra diletakkan dalam diskusi intelektual. Bukan kemudian malah membuat kebijakan yang diskriminatif," pungkasnya. []


Reporter: Rasman
Editor: Ika 

Posting Komentar

0 Komentar