TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Kembalinya Hagia Sophia dan Khilafah


Hagia Shopia kembali difungsikan menjadi masjid, meskipun sebelumnya difungsikan sebagai museum oleh pemerintah Turki. Hal ini menjadi kabar gembira buat kaum muslimin baik Turki maupun dunia. Sebelumnya Hagia Sophia diubah dari masjid menjadi museum Oleh Mustafa Kemal Ataturk pada 1934.

Pengadilan tinggi tata usaha Turki pada 10 Juli 2020 telah resmi membatalkan dekrit yang dikeluarkan oleh Mustafa Kemal Ataturk tahun 1934. Keputusan pemerintah Turki ini disambut baik oleh kaum muslimin. 

Pada masa ke-Khilafahan Turki Ustmani, Hagia Sophia memang difungsikan sebagai masjid. Namun, diubah oleh Mustafa Kemal Ataturk menjadi museum 10 tahun kemudian saat ke-Khilafahan Turki Utsmani berhasil diruntuhkannya pada tahun 1924 M.

Saat ke-Khilafahan Turki Ustmani berhasil diruntuhkan oleh Kemal Ataturk pada 1924 M, maka saat itu pula sistem pemerintahan Islam khilafah diubah oleh Kamal Ataturk menjadi negara sekuler. 

Dengan diubahnya ke-khilafahan Turki Ustmany menjadi negara sekuler maka semua simbol-simbol Islam-pun berusaha dihilangkannya (dihapus), mulai dari pemberlakuan hukum Islam dihapuskan, dan juga sekolah-sekolah diubah menjadi sekolah umum(sekuler). Tak ketinggalah masjid juga banyak yg dihapuskan atau diubah-fungsi menjadi bukan masjid lagi. 

Jika saja dengan diubafungsikannya kembali Hagia Sophia sebagai masjid, setelah sebelumnya 86 tahun difungsikan sebagai museum telah membuat kaum muslimin merasa senang dan bahagia, tentunya umat Islam juga bahagia menyambut kembalinya peradaban Islam dalam naungan khilafah.

Sebagai umat Islam pula kita pasti menunggu kabar gembira berikutnya, kembalinya tegaknya sistem pemerintahan Islam khilafah. Inilah kabar gembira yang ditunggu-tunggu oleh siapapun kaum muslimin diseluruh penjuru dunia yang benar-benar bertakwa.

Karena dengan kembalinya sistem pemerintahan Islam khilafah ini maka akan menjadi perisai tersendiri bagi umat Islam. 

Namun dalam menyambut kabar gembira kembalinya sistem pemerintahan Islam khilafah itu, kita punya dua pilihan yaitu apakah kita akan menjadi pelaku dalam upaya mengembalikan penegakan sistem pemerintahan Islam khilafah itu, atau menjadi penonton saja.

Intinya pilihan ada oada diri kita masing-masing menjadi pelaku atau penonton.

Kembalinya Hagia Sophia ini difungsikan sebagai masjid, semoga menjadi titik awal kembalinya pula sistem pemerintahan Islam khilafah yang akan membebaskan kaum muslim dari penjajahan barat lewat sistem Kapitalis, sekuler.
Amiin.

Wallahu A'lam.[]

Oleh Rasman
Analis Politik Islam

Posting Komentar

0 Komentar