TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Untuk Apa Dipandang Indah Jika Lalai pada Hak Allah?


Bagi sebagian orang hidup sempurna itu ialah dia yang berparas rupawan, bertitel tinggi dan berkedudukan, hidupnya terpenuhi sandang, papan dan senang-senang, tiap waktu pamer pose-pose indah saat makan, belanja dan jalan-jalan.

Apalagi jika kesemuanya yang dianggap keindahan itu dibalut pula dengan gemarnya ia bersedekah, rajinnya dalam ibadah, luasnya pengetahuan dan tutur santun dan ramah kepada setiap yang menyapa.

Namun ada hal yang mungkin di luar kesadarannya, ketika di depan mata ada syari'at Allah yang dicampakkan dia berdiam, ada penistaan terhadap ajaran-ajaran Islam diapun masih berdiam, ada kewajiban menuntut ilmu agama, berdakwah serta ikut bergabung bersama orang-orang yang memperjuangkan Islam hingga tegak di muka bumi dia lalaikan. Ketika di depan matanya dipimpin oleh penguasa-penguasa yang lalai dan Dzalim dia masih memilih diam namun sibuk dengan jasad dan urusannya sendiri.

Maka di mata Allah dan Rasulullah Saw kesemuanya yang terlihat indah itu tiadalah berguna. Saat Islam tidak diterapkan namun hatimu diam tiada marah dan tidak tergerak untuk memperjuangkan maka jangan mengaku bahwa dirimu adalah umat Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam.

يصبح ويمسي ناصحا لله ولرسوله ولكتابه ولإمامه ولعامة المسلمين فليس منهم

Barang siapa yang tidak peduli dengan urusan kaum muslimin, maka dia bukan golongan mereka, dan barang siapa yang pagi dan sorenya tidak ada nasihat untuk Allah, RasulNya, KitabNya, pemimpinNya, dan umumnya kaum muslimin, maka dia bukan golongan mereka.

Imam Ath Thabarani, Al Mu’jam Al Awsat No. 7473, juga Ash Shaghir No. 907

Oleh Liza Burhan
Analis Mutiara Umat

Posting Komentar

0 Komentar