TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Sistem Islam Tahan Krisis walau Pandemi


Bank Dunia memperkirakan jumlah penduduk miskin di Indonesia akan meningkat menjadi 30 juta jiwa pada tahun ini. Peningkatan jumlah penduduk miskin semakin tinggi karena tekanan ekonomi akibat pandemi virus corona atau covid-19.
(https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20200602171513-532-509107/orang-miskin-di-indonesia-diperkirakan-naik-jadi-30-juta)

Himpitan ekonomi yang semakin menjadi-jadi membuktikan bahwa sistem kapitalisme yang diterapkan sekarang ini terbukti tak dapat mensejahterakan umat. Meski dalam kondisi sulit seperti sekarang ini, masih saja muncul kebijakan yang menyengsarakan rakyat. Seperti melonjaknya tagihan listrik masyarakat yang tidak seperti biasanya, iuran BPJS yang naik, dan masih banyak lagi tagihan-tagihan yang menjadi masalah yang dihadapi masyarakat.

Keterbatasan aktivitas yang dapat dilakukan oleh masyarakat saat ini mempengaruhi pendapatan mereka. Mungkin tidak begitu menjadi masalah bagi mereka yang mendapat gaji bulanan dari negara, tetapi sangat berpengaruh bagi mereka yang bekerja di pabrik-pabrik sebagai buruh. Paling berdampak adalah pada mereka yang kerja serabutan dengan sistem kerja harian. Kalau tidak bekerja pada hari itu, tak dapat uang untuk membeli makanan.

Sistem Ekonomi Berpengaruh pada Masyarakat

Negara dengan mengusung ekonomi kapitalisme tak mampu menghadapi krisis akibat pandemi karena menggantungkan pendapatan dari sektor pajak. Apabila roda perekonomian terkendala, maka pendapatan dari pajak juga akan menurun. Termasuk ketika dunia sedang mengalami wabah seperti yang sekarang terjadi.
Sektor perdagangan mengalami penurunan geliatnya, karena pelaku ekonomi banyak memilih bertahan dirumah dengan terpaksa maupun sukarela, yang biasanya dapat intens melakukan jual-beli tetapi untuk kali ini berbeda.

Namun, masalah lain tak terelakkan juga terjadi. Kemiskinan akan meningkat apabila roda perekonomian tidak berjalan lancar. Masyarakat tidak leluasa bekerja namun tuntutan kebutuhan hidup tetap saja meminta untuk dipenuhi. Akibatnya masyarakat menjadi rentan termiskinkan karena kondisi yang mempengaruhi kehidupannya itu.

Apabila negara mampu melindungi warganya dari problem ekonomi, tentunya jumlah penduduk miskin tidak meningkat. Peningkatan jumlah penduduk miskin akibat pandemi adalah karena negara tak mampu melindungi masyarakatnya dari himpitan ekonomi untuk mencukupi  kebutuhan hidup.
Peran negara diuji disini seberapa peduli terhadap masyarakatnya yang memang seharusnya dilayani, dan dipenuhi kebutuhan hidupnya.
Diperlukan langkah yang tepat bila menginginkan masyarakat terselamatkan dari lingkaran kemiskinan.

Solusi Islam

Sistem Islam tidak menjadikan pajak sebagai sumber utama pendapatan negara. Ada banyak pos-pos yang dapat dijadikan sebagai pendapatan yang potensial. Misalnya adalah pemanfaatan sumber daya alam. Negara yang kaya raya akan sumber daya alam seharusnya mampu bertahan menghadapi krisis ditengah pandemi. Hingga menyelamatkan rakyatnya dari ancaman kemiskinan. Tentu hal ini dapat dilakukan apabila menerapkan sistem yang benar, yang melindungi masyarakatnya yakni sistem Islam. Berbeda dengan dengan kapitalisme yang memberikan kepada pemilik modal untuk mengelola sumber daya alam. Sehingga apabila terjadi krisis, negara akan kewalahan menghadapinya karena tidak memiliki pengaruh yang cukup besar untuk mengakses sumber daya alam tersebut karena telah dikuasai oleh para kapitalis.

Selain itu masih ada sumber pendapatan lain seperti zakat yang khusus diberikan kepada delapan golongan. Namun yang paling potensial adalah dari kepemilikan umum, sumber daya alam yang meliputi air, api, dan padang rumput seperti pada hadist Nabi.
Ketiga jenis tadi dapat digambarkan sebagai Tambang Batubara, minyak bumi, danau, sungai, laut, hutan, dan lain-lain. Kesemua sumber daya alam tersebut lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan rakyat di negeri ini mengingat kekeyaan negeri ini melimpah, asal dikelola dengan baik sesuai aturan Islam.

Bila serius ingin menyelamatkan masyarakat dari peningkatan jumlah kemiskinan atau bahkan menghapuskannya, sistem islam adalah solusi yang harus diambil untuk diterapkan dinegeri ini. Selain keluar dari lilitan problem ekonomi, yang paling utama adalah diberkahinya negeri ini karena menjalankan aturan dari Illahi.

Semoga pandemi yang terjadi dapat menjadi pelajaran, bahwa kapitalisme tak mampu menghadapi krisis dan hanya menyengsarakan rakyat.
Disisi lain semakin banyak rakyat yang sadar bahwa sistem Islam lah satu-satunya solusi yang hakiki.

Wallahu'alam.[]

Oleh : Enggo Transinus

Posting Komentar

0 Komentar