9 Dokter Meninggal Dunia karena Corona Selama Juni, Terbanyak di Jatim

sumber foto radarbogor.com

TINTASIYASI.COM--Tenaga kesehatan adalah benteng terakhir dalam menghadapi pandemi corona. Baik itu dokter, perawat, maupun nakes lainnya. 

Sayangnya, pengabdian mereka tak mudah. Setiap hari merawat pasien COVID-19 membuat para tenaga kesehatan menjadi pihak yang paling berisiko tertular penyakit yang masih jadi pandemi ini. 

Tak sedikit di antara mereka bahkan yang meninggal dunia karena terpapar corona. Selama periode Juni yang memasuki tanggal 22 ini, tercatat 9 orang dokter meninggal dunia karena corona.

Berikut daftar dokter yang meninggal selama Juni itu:

Ignatius Stanislaus Tjahjadi

Esis Prasasti Indah Caula (IDI Tegal)

Hilmi Wahyudi (IDI Gresik)

Heru Prasetya (IDI Banjarmasin)

Bendrong Moedlarso (IDI Surabaya)

Deny Dwi Yuniarto (IDI Sampang)

Dibyo Hardianto (IDI Bangkalan)

Gatot Prasmono (IDI Sidoarjo)

Miftah Fawzy Sarengat (Chief of Residen Penyakit Dalam UNAIR/RSD Soetomo Surabaya)

"Catatan IDI, sudah 38 orang dokter meninggal dunia karena COVID-19," kata humas IDI Halik Malik kepada kumparan, Senin (22/8).

Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mewanti-wanti bahwa masyarakat harus saling melindungi selama pandemi. Jangan sampai banyak yang harus mendapat perawatan di rumah sakit, karena jumlah tenaga medis di Indonesia terbatas. 

Doni meminta masyarakat tak membebani tenaga medis dengan mematuhi protokol kesehatan. 

"Kalau sakit tidak serta merta ke RS. Kita ingin RS jadi benteng terakhir untuk melindungi tenaga medis. Kita harus selamatkan dokter yang berjuang, yang korbankan waktu tenaga bahkan jiwa raganya," ujar Doni dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR pada Rabu (17/6). 

"Kalau kita hanya bersandar pada medis pasti kita kewalahan. Tapi modal sosial besar, gotong royong kita bisa kurangi risiko itu," tutupnya. []

Sumber: https://m.kumparan.com/kumparannews/9-dokter-meninggal-dunia-karena-corona-selama-juni-terbanyak-di-jatim-1tf07nR1xZP

Posting Komentar

0 Komentar