TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Akibat Lisan yang Tak Bertulang


Sebagian penduduk di Indonesia mungkin sudah tidak asing lagi dengan film upin dan ipin. Film yang muncul pada tahun 2007 silam, hingga saat ini masih di gandrungi oleh seluruh kalangan. 

Tapi beberapa hari kemarin, sosok fizi salah satu pemeran dalam film tersebut ramai diperbincangkan di sosial media. Hingga menjadi trending topik di Twitter. Dikarenakan fizi mengatakan bahwa tak ada surga bagi anak yang tidak memiliki ibu.

Banyak yang menyayangkan perkataan fizi tersebut. Karena dikhawatirkan dapat pula melukai anak lain yang tidak memiliki seorang ibu.

Lisan merupakan salah satu nikmat yang diberikan oleh Allah subhanawata'ala. Tetapi lisan yang mempunyai manfaat ini, dapat membuat seseorang masuk ke dalam surga ataupun neraka. 

Seperti sabda Rasulullah shalallahu alaihi wassalam yang diriwayatkan oleh abu Hurairah Radhiyallahu Anhu. “Sungguh seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan keridhoan Allah, namun dia menganggapnya ringan, karena sebab perkataan tersebut Allah meninggikan derajatnya. Dan sungguh seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan kemurkaan Allah, namun dia menganggapnya ringan, dan karena sebab perkataan tersebut dia dilemparkan ke dalam api neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim ).

Dalam Islam berbicara pun ada aturannya sebagaimana yang telah disabdakan Rasulullah shalallahu alaihi wassalam dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Bukhari bahwa  "keselamatan manusia tergantung pada kemampuan nya dalam menjaga lisan". Dikarenakan lisan dapat diibaratkan seperti pisau yang dapat melukai seseorang apabila salah dalam menggunakannya. 

Dalam hadits lain tentang lisan juga pernah diriwayatkan oleh abu Hurairah Radhiyallahu Anhu yang artinya "siapa yang beriman kepada Allah SWT dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau lebih baik diam".

Ciri-ciri baiknya keislaman seseorang adalah mampu meninggalkan perkara-perkara dan perkataan-perkataan yang tidak bermanfaat baginya. Seperti yang disabdakan Rasulullah shalallahu alaihi wassalam dalam riwayat At-Tirmidzi "diantara tanda baiknya islam seseorang adalah ia meninggalkan perkara yang tidak bermanfaat baginya".

Sesungguhnya islam merupakan agama dengan *rahmatan lil 'alamin*. Sehingga setiap segi kehidupan yang Allah subhanawata'ala ciptakan pada semesta alam beserta makhluknya selalu disertai dengan aturan nya.

Siapapun yang mau mengadopsi aturan-aturan kehidupan yang telah diberikan dalam Islam selamatlah hidupnya di dunia dan akhirat. Karena setiap masalah yang terjadi islam selalu memberikan solusi.

Didalam islam semuanya menjadi indah. Tetapi apabila terjadi kekhilafan yang dilakukan oleh seseorang, bukan agamanya yang salah tetapi manusianyalah yang belum benar dalam menerapkan syaksiyah islam nya (Kepribadian islam) didalam dirinya.

Tetapi pada kenyataannya saat ini hukum yang ada di negara ini belum bisa menerapkan aturan-aturan Islam dalam setiap sisi kehidupan. Jadi sulit bagi manusia untuk  mengambil islam sebagai solusi untuk setiap permasalahan. Karena sesungguhnya aturan islam dapat memberikan keselamatan bagi manusia dan keseluruhannya.[]

 Oleh Ummu Abdilla

Posting Komentar

0 Komentar