TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Prospek Utang RI Menjadi Negatif, Rupiah Kembali Merosot

Foto : ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay - Ilustrasi rupiah dan dolar AS.

TINTASIYASI.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengalami pelemahan pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin, 20 April 2020. Rupiah kembali mengarah ke posisi Rp15.500 per dolar AS.

Di pasar spot, pada awal perdagangan hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp15.507 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 0,50 persen dari pentutupan perdagangan akhir pekan lalu di level Rp15.430 per dolar AS.

Adapun nilai tengah rupiah hari ini, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, di level Rp15.543 per dolar AS, melemah dari nilai tengah akhir pekan lalu di level Rp15.503.

Sentimen investor atau pelaku pasar keuangan terhadap pergerakan awal pekan ini tidak terlepas dari kondisi laju ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020 yang akan bergerak di kisaran 4,5-4,6 persen.

"Melambat dari periode sama tahun lalu yang sebesar 5,07 persen. Penyebaran virus corona saat ini menjadi penghambat pencapaian target pertumbuhan ekonomi," kata Direktur PT. TRFX Garuda Berjangka Ibrahim, dikutip dari analisisnya, Senin, 20 April 2020.

Sementara itu, Samuel Aset Manajemen menilai, kondisi ekonomi yang menjadi perhatian saat ini juga berkaitan dengan turunnya prospek surat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat S&P dari yang semula stabil menjadi negatif. 

"S&P adalah lembaga pemeringkat yang paling ketat di antara tiga pemeringkat utang acuan (S&P, Moody's dan Fitch). Penurunan outlook bermakna adanya peluang sebesar 33 persen untuk terjadinya penurunan peringkat dalam dua tahun ke depan," tuturnya.[]

Sumber Berita: https://www.viva.co.id/amp/berita/bisnis/1211667-prospek-utang-ri-menjadi-negatif-rupiah-kembali-merosot

Posting Komentar

0 Komentar