TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Angka Kematian COVID-19 di AS Tembus 40.000, Jumlah Kasus Mencapai 750.000

Seorang perawat menghapus air matanya saat ia berdiri di luar NYU Langone Medical Center di 1st Avenue di Manhattan saat Polisi New York (NYPD) dan unit lainnya datang untuk menyemangati dan berterima kasih kepada tenaga kesehatan pada pukul tujuh malam. Sumber foto: grid.co


TINTASIYASI.COM--  Angka kematian terkait virus corona (COVID-19) di Amerika Serikat (AS) melonjak melebihi 40.000 pada Minggu (19/4/2020), berdasarkan penghitungan yang dilakukan Reuters.

AS mencatat kematian pertama akibat Covid-19 pada 29 Februari, sebelum meningkat menjadi 10.000 kematian pada 6 April.

Diwartakan Reuters, dalam empat hari terakhir, angka kematian telah meningkat dari 30.000 menjadi 40.000 setelah memasukkan kematian COVID-19 yang belum diuji namun dilaporkan di Kota New York.

Sejauh ini negara itu mencatat jumlah kasus virus corona terkonfirmasi terbesar di dunia, dengan lebih dari 750.000 infeksi. Pada Sabtu (18/4/2020), terjadi peningkatan 29.000 kasus baru, terendah dalam tiga hari.

Ribuan warga AS telah turun ke jalan menuntut pemerintah melonggarkan penguncian yang diberlakukan karena Covid-19, agar perekonomian bisa kembali berjalan, meski ada risiko peningkatan wabah Covid-19 yang dilaporkan mulai menurun.

Wilayah Maryland, Virginia dan Washington DC. masih melihat peningkatan kasus Covid-19. New Jersey pada Minggu melaporkan bahwa kasus-kasus barunya naik hampir 3.900, terbesar dalam lebih dari dua pekan. Sementara Boston dan Chicago juga muncul sebagai titik panas penyebaran wabah dengan lonjakan kasus dan kematian baru-baru ini.

Beberapa negara bagian, termasuk Ohio, Texas dan Florida, mengatakan mereka bertujuan untuk membuka kembali bagian dari ekonomi mereka, mungkin pada 1 Mei atau bahkan lebih cepat, tetapi tampaknya tetap berhati-hati.[]

Sumber Berita: https://news.okezone.com/amp/2020/04/20/18/2201812/angka-kematian-covid-19-di-as-tembus-40-000-jumlah-kasus-mencapai-750-000



Posting Komentar

0 Komentar