Hikmah Dahsyatnya Virus Corona


Dahsyatnya virus Corona membuat semua manusia lemah tak berdaya. Dari negara adidaya, Uni Eropa bahkan negara-negara berkembang. Pergerakan dan penularan Virus ini begitu cepat sampai menjadi Pandemi global yang mematikan. Memukul mundur perekonomian dan mengubah kondisi masyarakat dunia.

Sebagai seorang muslim, setiap kejadian mengandung hikmah dan pelajaran. Tak terkecuali kejadian Pandemi Corona. Virus Corona atau Covid-19 menjadi bukti kekuasaan Allah Maha Agung. Dialah diatasi segalanya, Sang Pencipta virus Corona. 

"Ya Rabb Kami, Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, Maka peliharalah Kami dari siksa neraka". (QS. Ali Imran: 191-192) 
Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita ini, tidak ada yg terjadi secara kebetulan, semuanya atas izin Allah dan setiap suatu kejadian itu ada hikmah yg terkandung dibalik itu semua termasuk Pandemi Corona. Makhluk Allah yang begitu kecil tak terlihat oleh mata, bisa menggegerkan dunia. 

Virus ini telah memakan banyak korban, virus yang datang tiba-tiba, tidak terduga. Bahkan sulit untuk dideteksi kapan tertular dan siapa yang menularkan. Sungguh covid-19 sangat mengerikan. Virus corona atau covid-19, telah memberikan dampak yang sangat besar terhadap manusia.

Membuat kita meyakini berkehendak atas segalanya dengan perumpamaan ciptaanNya. 

Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 26-27 (yang artinya):
"Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah. Adapun orang-orang yang beriman meyakini bahwa perumpamaan itu benar-benar dari Tuhan mereka, sementara mereka yang kafir mengatakan, 'Apa maksud Allah menjadikan perumpamaan ini?' Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu pula banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik. Yaitu orang-orang yang melanggar perjanjian Allah setelah meneguhkannya, memutuskan apa yang diperintahkan Allah kepada mereka unntuk menghubungkannya, dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi."(QS. Al-Baqarah: 26-27).

Sekarang virus Corona atau covid-19 telah merabah hampir ke seluruh dunia termasuk di Indonesia. Indonesia jadikan virus corona sebagai bencana nasional. Banyak orang takut, stress, frustasi bahkan menjadi panic global.
Oleh karenanya dalam Islam, penyebaran Virus Corona dapat diambil pembelajaran dan hikmahnya dalam tiga hal, yaitu: 

Pertama: 
sebagai ujian keimanan bagi hamba-hambanya yang sholeh sebagai cara dan bentuk Allah SWT untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan hamba-Nya, jika kita terima dan kita hadapi dengan penuh keimanan, kesabaran dan ikhtiar secara maksimal.
Sesungguhnya, Allah SWT tidak menghendaki kesukaraan kepada hambanya dalam Pandemi Corona ini. Allah SWT berfirman : Allah menghendaki kemudahan bagimu,dan tidak menghendaki kesukaran bagimu(QS. Al-Baqarah [2]:286)

Kedua: 
sebagai teguran Allah kepada hambanya, Allah turunkan bermacam musibah yang membuat manusia ketakutan, termasuk wabah Virus Corona ini sebagai teguran kepada hambanya dikarenakan hambanya sudah banyak yang lalai melaksanakan Syariah-Nya dan meninggalkan hukum-hukum Islam yang seharusnya diterapkan secara sempurna, maka Allah SWT tegur dengan musibah ini agar manusia kembali kepada kepada hukum-Nya dan Allah satu-satunya hakim di alam semesta.
Allah SWT berfirman :"Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Quran) kepadamu dengan terperinci? Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa Al Quran itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu"(TQS Al An'am : 114)

Ketiga: 
Sebagai Azab. Boleh jadi penyebaran Virus Corona ini merupakan azab dari Allah swt, karena manusia mencampakkan hukum Islam, bahkan mengingkari sistem politik Islam sehingga perbuatan maksiat dan dosa terjadi dimana-mana, dilakukan manusia secara terang-terangan tanpa ada rasa malu. Gaya hidup masyarakat sekuler-liberal menjadi awal kemaksiatan tersebut. ''Manusia telah banyak membuat kerusakan dan dosa dipermukaan bumi ini tanpa takut atas kemurkaan dan azab Allah, maka Allah turunkan azab sebagai akibat dari perbuatan manusia itu sendiri, sebagaimana firman Allah dalam Al Quran Surat Arrum ayat 41,''
Maka hari ini kita merenungi bahwa kehidupan dunia diciptakan oleh Allah SWT tidaklah sia-sia. Hari ini satu-satunya harapan hanya bersandar kepada Dzat Yang Maha kuat lagi Perkasa, yang tak satupun pihak bisa menandingiNya. Maka hanya kepada Allahlah tempat berlindung. Berharap keselamatan hanya kepada Allah. Dialah Dzat Yang Maha kuat, Dzat Yang Maha Melihat yang bisa melindungi dan menyelamatkan manusia. Dialah Dzat Yang tak pernah mengingkari janjiNya

Pelaksanaan hukum beserta keseluruhan ketentuan syariat Islam secara kaffah dalam bingkai Khilafah, bersamaan penanganan yang tepat meniscayakan segera terwujud Indonesia dan dunia yang bebas dari serangan berbagai wabah mematikan.

Selanjutnya akan terwujud kesejahteraan bagi seluruh alam, sebagai janji yang pasti dari Allah subhanahu wa taala, 

إِنَّ مَا تُوْعَدُوْنَ لَاٰتٍۙ وَّمَا أَنْتُمْ بِمُعْجِزِيْنَ 

"Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti akan datang dan kamu tidak mampu menolaknya". (QS Al an'am : 134)

Pada tataran inilah, kembali pada pangkuan syariah kaffah, Khilafah adalah kebutuhan yang mendesak bagi bangsa ini dan dunia. Lebih dari pada itu, khilafah adalah syariat Allah SWT yang diwajibkan pada kita semua.[]

Oleh Alin FM
Praktisi Multimedia dan Penulis

Posting Komentar

0 Komentar