APD Para Petugas Medis Harus Diperhatikan

Kabar duka datang dari dunia medis Indonesia.Menurut kabar yang beredar saat ini,sudah 3 dokter dan 1 perawat yang gugur saat bertugas karena terinfeksi virus corona.

Dokter dan para perawat memang pihak yang berada di garda terdepan dalam menangani pandemi virus corona ini.

Merekalah yang paling beresiko tinggi tertular virus karena berinteraksi langsung dengan pasien yang positif terkena virus.

Untuk itulah diperlukan APD yang memadai dan sesuai dengan standar untuk para petugas medis kita.Dapat kita bayangkan seandainya para petugas medis ini tidak memakai APD yang aman,mereka akan terinfeksi,korban akan berjatuhan dan virus akan semakin menyebar luas.

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih menyebut petugas kesehatan di Indonesia yang menangani virus Corona saat ini kekurangan alat pelindung diri (APD). Oleh karena itu, IDI mengusulkan pemerintah menambah APD untuk petugas kesehatan.

"Kebutuhan logistik penanganan kasus salah satunya yang paling penting dibahas adalah kekurangan alat pelindung diri petugas kesehatan (APD)," ujar Daeng di Sekretariat PB IDI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020).

Daeng mengatakan usulan itu akan diberikan kepada Ketua BNPB selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Infeksi COVID-19. Rencananya, usulan tersebut akan dikirimkan pada Selasa (17/3).

"Kami sudah membahas usulan-usulan untuk kepala BNPB sebagai kepala gugus tugas prosedur-prosedur perlindungan kepada petugas kesehatan. Mudah-mudah nggak terlalu lama, besok akan kami kirimkan surat ke Ketua Gugus Tugas, supaya perlindungan petugas kesehatan terjaga," katanya.

Pelayanan dan kesehatan berkualitas hanya bisa direalisasikan jika didukung dengan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai serta sumber daya manusia yang profesional dan kompeten. Penyediaan semua itu menjadi tanggung jawab dan kewajiban negara. Negara wajib menyediakan alat pelindung diri yang memadai dan memastikan para tenaga medis bekerja dalam keadaan sehat dan tidak kelelahan .

 Rasululloh SAW mengingatkan kita dalam sabdanya:"Siapa yang diserahi oleh Allah untuk mengatur urusan kaum Muslim, lalu dia tidak mempedulikan kebutuhan dan kepentingan mereka, maka Allah tidak akan mempedulikan kebutuhan dan kepentinganya (pada Hari Kiamat) (HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi). 

Semoga dengan kejadian pandemi virus corona ini dapat menyadarkan kita serta para penguasa bahwa hanya pada Alloh lah tempat kita meminta pertolongan. Virus ini datang dariNya dan semoga Alloh akan segera mengangkat pandemi virus ini. Tentu saja dengan syarat bahwa kita mau bartaubat, taubat yang sesuguhnya dengan tidak melalaikan hukum-hukum Alloh baik yang mengatur urusan individu, bermasyarakat maupun bernegara. Wallohua'lam.[]

Oleh Lilis Suryani


Post a Comment

0 Comments