Ratusan Remaja Muslimah Jember, Sepakat Tolak Liberalisasi


Ahad, 9 Februari 2020. Saatnya remaja peduli generasi. Di tengah hujan yang begitu deras mengguyur kota jember, hadir ratusan remaja muslimah diantaranya para aktivis yang terdiri dari siswi SMP dan SMA dalam acara Tolkshow Islam remaja di salah satu Cafe di Jember dengan tema, "Remaja Millenials Dalam Kepungan Liberalisasi", Ahad (09/02/2020).

Menghadirkan tiga orang pemateri yaitu, Kak Aisyah, Kak Hida dan Kak Athiyah. 
Kak Aisyah sebagai pemateri pertama menyampaikan bahwa Indonesia akan mendapatkan kesempatan emas yaitu Bonus Demografi. Digambarkan bahwa dengan jumlah pemuda yang melimpah, sebenarnya indonesia bisa menjadi negara yang hebat. Ditangan para pemuda.  Kemudian Kak Aisyah melontarkan pertanyaan, "Akankah kesempatan emas ini kita lewatkan begitu saja? " yang serentak dijawab "tidaak..!" Oleh peserta

Sayangnya kesempatan emas ini mendapatkan tantangan yang tidak mudah. Kak Hida dalam penyampaian materinya mengatakan bahwa, " Liberalisme adalah ide yang membuat kaum Millenial terjerat dalam gaya hidup hedon."

Kak Hida melanjutkan "Dengan 4F (Food, Fun, Film, dan  Fashion) yang menjadikan remaja lupa tujuan hidup, terbuai hingga tak tau lagi mana yang halal dan mana yang diharamkan. Remaja sekarang  suka yang barbau kebarat-baratan. Ikut ngerayain Vday, dan berakhir terjerumus pada gaya hidup bebas. Naudzubillah." 

"Terlebih lagi mereka lupa dengan sejarah. Lupa Bahwa dalam sejarah emas peradaban islam, peran remaja begitu penting. Contoh saja muhammad Al fatih yang dalam usianya yang terhitung masih remaja, mampu membebaskan Konstantinopel. Bukan jadi Budak Cinta ala barat seperti sekarang.  Harusnya remaja itu sadar dan mengambil peran untuk Back to Muslim identity", imbuh Kak Hida.

Kak Athifah sebagai pemateri ketiga menjelaskan bahwasanya menjadi remaja haruslah  tau dengan problem yang dihadapi saat ini. Sumber masalah remaja saat ini ialah adanya kepungan Liberalisasi. Maka sepatutnya Remaja Muslim membuang paham ini, dan perlu dibentengi dengan pemahaman Islam yang sempurna dan menyeluruh, sehingga tercipta solusi terbaik  untuk semua masalah remaja saat ini. 

TQS. Al Baqarah : 208 "hai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikut langkah-langkah syaitan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu" 

Islam terbagi menjadi 2, yakni Aqidah dan Syariah. Aqidah termasuk Iman yang 6, sedangkan Syariah adalah keterikatan Muslim dengan hukum-hukum Allah SWT dan menjadi followers Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam yang sesungguhnya.

Kak Athifah juga memberikan tipsnya agar terhindar dengan budaya Liberalisme, (1) Pergaulan Islami (2) Mengkaji Islam secara Kaffah (3) Menasehati teman agar tidak liberal/ bergaul bebas.

Sebelum acara berakhir, peserta menyampaikan testimoninya bahwa mereka ingjn menjadi bagian dari remaja islam yang sadar dan bertekad untuk hijrah dari kehidupan serba hedon, menuju kehidupan yang islami.

Kemudian, acara di akhiri dengan doa yang diaminkan oleh para aktivis  SMP dan SMA yang berkeinginan sekaligus bertekad kuat untuk menjadi remaja yang cemerlang dengan Islam dan berpegang teguh dengan syariat yang sudah Allah SWT dan Rasulullah shalallahu alaihi wasallam tetapkan. Allahu a'lam bisshowab.[]

Rep: Novi

Posting Komentar

0 Komentar